Pages

Selasa, 08 November 2011

Tgs. Metode Riset BAB IV ( Hasil dan Pembahasan )


BAB IV

Hasil dan Pembahasan
Deskripsi / Gambaran Objek Penelitian
Masalah kependudukan yang perlu mendapat perhatian adalah mengenai tenaga kerja. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, jumlah tenaga kerja pun turut meningkat. Pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Bekasi berdampak juga pada meningkatnya kesempatan kerja, namun pemenuhan kebutuhan tenaga kerja juga berdatangan dari luar Kabupaten Bekasi. Pada tahun 2008 kelompok usia ini berjumlah 1.580.034 orang (72,02%). Sementara itu, pencari kerja yang terdaftar di Depnaker tercatat 38.738 orang, meningkat pesat dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, lowongan tenaga kerja pada tahun 2008 jauh lebih sedikit dari jumlah pencari kerja, yaitu sebanyak 6.970 lowongan menurun drastis dari tahun sebelumnya sebesar 15.847 lowongan. Hal tersebut berimplikasi pada proposi penempatan kerja, dimana hanya 2.514 orang (6,49%) dari pencari kerja tersebut yang sudah mendapat penempatan. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bekasi, sejak berkembangnya sektor industri, tenaga kerja mayoritas berada pada sektor industri pengolahan. Pada tahun 2006, dari 371.396 tenaga kerja terdapat 88% tenaga kerja yang bekerja pada indutri pengolahan.
Tingkat Pengangguran Terbuka. menggambarkan proporsi jumlah penduduk yang mencari pekerjaan secara aktif terhadap jumlah angkatan kerja. Pada tahun 2010. target yang ditetapkan sebesar 11.96 %. realisasinya mencapai target yang ditetapkan sebesar 9 %. dari jumlah angkatan kerja sebanyak 1.790.245  tenaga kerja. dengan jumlah angka pengangguran sebanyak 39.125 orang. Apabila dibandingkan realisasi tahun 2009 sebesar 13.29% mengalami penurunan 4.29 poin.

Hasil Perhitungan
Tingkat Pengangguran = Jml Yang Nganggur / Jml Angkatan Kerja x 100%
39.125 / 1.790.125 x 100%  =  0,0218 ( 2.18% )

Analisis
Dari penulisan ini dapat di lihat bahwa masalah laju pertumbuhan penduduk yang kurang terstruktur dengan baik akan mengakibatkan masalah-masalah perekonomian di lihat dari data di atas bahwa setiap tahun tingkat uebanisasi yang terjadi di kabupaten bekasi terus menunjukkan peningkatang sehingga persaingan lapangan pekerjaanpun semakin ketat dengan semakin berkembangnya sentra industry di Kabupaten Bekasi banyak pendatang mereka mengharapkan pekerjaan yang lebih baik dengan melakukan perpindahan dari desa ke kota.akan tetapi hal tersebut hanya menjadi masalah krusial yang di hadapi pemerintah daerah karena walaupun perkembangan Industri di Kab. Bekasi ini menunjukan perkembangan tetap saja belum mampu menyerap seluruh para pencari kerja karena laju pertumbuhan ekonomi dan ledakan penduduk di Kab. Bekasi Peningkatannya lebih cepat dari pada pertumbuhan lapangan kerja yang tersedia dalam hal ini telah terjadi Over Demand. Dan dampak dari itu semua akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi karena produktivitas dan pendapatan masyarakat berkurang dan juga masalah kependudukan lainnya terutama masalah tenaga kerja.

Nama   : Siti Arpah
Npm     : 14209879
Kelas   : 3EA11
 tgs Metode Riset, Pak Prihantoro 

Selasa, 01 November 2011

Tgs. Metode Riset Bab III ( Metodologi Penelitian )

BAB III

Metodologi Penelitian
Data Primer
Pada tahun 2008, penduduk Kabupaten Bekasi mencapai 2.193.776 jiwa, yang terdiri dari 1.122.855 laki-laki dan 1.070.921 perempuan. Dari tahun 2004 hingga 2008, Kabupaten Bekasi terus mengalami pertambahan jumlah penduduk, dari 1.950.209 jiwa pada tahun 2004, 2.027.902 jiwa pada tahun 2005, 2.054.795 jiwa pada tahun 2006, 2.125.960 jiwa pada tahun 2007, hingga mencapai 2.193.776 jiwa pada tahun 2008. Perkembangan sektor industri yang pesat merupakan pemicu terjadinya pertambahan penduduk di Kabupaten Bekasi dari tahun ke tahun.  Banyak tenaga kerja industri yang datang dari luar Kabupaten Bekasi.
Pada tahun 2008, penduduk menurut umur menunjukkan bahwa penduduk usia produktif (15 - 64 tahun) mencapai 1.513.029 orang (68,97%), sedangkan penduduk yang belum produktif (<10 tahun) 399.134 orang (18,19%) dan yang tidak produktif lagi (65 tahun ke atas) 67.005 orang (3,05%). Beban ketergantungan masih cukup tinggi yaitu sebesar 44,99. Angka tersebut menunjukkan bahwa setiap 100 penduduk produktif di Kabupaten Bekasi menanggung beban kebutuhan ekonomi dari sekitar 45 penduduk usia tidak produktif. Dibutuhkan lapangan kerja yang cukup banyak untuk menanggung beban kebutuhan ekonomi yang tinggi.

TABEL
JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN KECAMATAN
DI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2008
Kecamatan
Jumlah Penduduk (Jiwa)
2004
2005
2006
2007
2008
Setu
73.888
76.83
77.776
80.476
83.016
Serang Baru
59.943
62.329
63.168
65.353
67.433
Cikarang Pusat
39.712
41.291
41.804
43.25
44.644
Cikarang Selatan
78.155
81.27
82.385
85.26
87.969
Cibarusah
57.921
60.232
61.042
63.188
65.189
Bojongmangu
23.446
24.378
24.691
25.505
26.286
Cikarang Timur
70.955
73.781
74.759
77.348
79.823
Kedungwaringin
49.575
51.551
52.224
54.025
55.737
Cikarang Utara
154.216
160.363
162.546
168.181
173.601
Karangbahagia
73.964
76.908
77.951
80.654
83.232
Cibitung
138.398
143.914
145.85
150.881
155.679
Cikarang Barat
149.594
155.566
157.631
163.079
168.261
Tambun Selatan
328.11
341.175
345.78
357.781
369.233
Tambun Utara
85.609
89.017
90.221
93.347
96.326
Babelan
141.5
147.139
149.132
154.301
159.247
Tarumajaya
79.204
82.363
83.492
86.381
89.124
Tambelang
33.374
34.703
35.119
36.294
37.41
Sukawangi
39.879
41.466
41.972
43.418
44.78
Sukatani
61.057
63.487
64.339
66.597
68.743
Sukakarya
42.085
43760
44328
45.859
47.343
Pebayuran
88.349
91.867
93.049
96.316
99.444
Cabangbungin
46.552
48.404
48.998
50.686
52.289
Muaragembong
34.723
36.108
36.538
37.78
38.967
Kabupaten Bekasi
1.950.209
2.027.902
2.054.795
2.125.960
2.193.776
Sumber: BPS Kabupaten Bekasi, Tahun 2009

Dan menurut data sensus penduduk Jawa barat 2010 Kabupaten Bekasi adalah kota urutan  ketiga yang mengalami pertumbuhan penduduk yang padat setelah Kab. Bogor dan Kab. Bandung.
Persebaran penduduk antar wilayah di Jawa Barat sangat bervariasi. Kabupaten Bogor merupakan wilayah administrasi yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat yaitu sebanyak 4.763.209 orang, disusul Kabupaten Bandung sebanyak 3.174.499 orang dan Kabupaten Bekasi diurutan ketiga dengan jumlah penduduk sebanyak 2.629.551 orang, sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Jumlah Penduduk Jawa Barat menurut Kabupaten/Kota
dan Jenis Kelamin
No
Kabupaten/Kota
Penduduk
Laki-laki
Perempuan
Total
Seks Rasio
1
Kab Bogor
2.446.251
2.316.958
4.763.209
105
2
Kab Bandung
1.617.513
1.556.986
3.174.499
103
3
Kab Bekasi
1.345.500
1.284.051
2.629.551
104
Sumber : BPS Provinsi Jawa barat ( hasil sensus penduduk 2010 )

Eksplorasi Data
Data di atas tersebut di dapat dari hasil sensus penduduk. Dan data tersebut di peroleh melalui Sensus de jure, Registrasi penduduk dan Survai penduduk.


Nama   : Siti Arpah
Npm     : 14209879
Kelas    : 3EA11

http://www.crayonpedia.org/mw/DINAMIKA_PENDUDUK_8.1_SANUSI_FATTAH
http://phki.pl.itb.ac.id/sip/index.php?option=com_content&view=article&id=42&Itemid=122
tgs. metode riset, Pak Prihantoro